Sabtu, 18 Oktober 2014

Tugas 1 Pengantar Telematika

Nama : Deas Ramafitra Rupansa
NPM: 17111789
Kelas : 4KA29



1.      Jelaskan menurut pendapat masing-masing faktor-faktor yang mempengaruhi layan telematika dapat dengan mudah diakses?

Jawab :
a)         Jaringan internet Wireless gratis
Jaringan internet wireless yang mudah di akses, seperti di kampus, seven eleven, indomart, alfamart yang disediakan gratis kepada para mahasiswa/pembeli, membuat mereka dengan mudah dapat terkoneksi ke internet dan bisa menikmati berbagai layanan yang ada di internet.
b)         Packet internet murah
Dengan adanya packet internet murah yang disediakan provider, akan semakin banyak user yang membeli packet tersebut. Dan mereka dengan mudah bisa menikmati layanan yang ada di internet.
c)         Media sosial
Media sosial merupakan salah satu yang paling banyak digunakan oleh user, karena sangat simpel untuk digunakan dan mempunyai daya tarik tersendiri sehingga banyak user yang menggunakan media sosial tersebut untuk berkomunikasi satu sama lain.


2.      Bagaimana peranan telematika diberbagai bidang ? Berikan contoh layanan telematika pada bidang pendidikan !

Dengan berkembangnya teknologi, khususnya di bidang teknologi informasi peranan telematika sangat dibutuhkan karena teknologi modern menyediakan layanan dan sumber informasi yang mudah diakses.
Telematika sekarang sudah sangat jauh berkembang dan mengakselerasi perkembangan di zaman informasi. Peranannya sudah menyentuh berbagai bidang dalam kehidupan, salah satu contohnya dalam bidang pendidikan. Pada bidang pendidikan, peran telematika sangat membantu terutama dalam kegiatan belajar mengajar.
Peranan telematika di bidang pendidikan, salah satunya dengan adanya studentsite di Universitas Gunadarma. Dengan adanya layanan ini setiap mahasiswa dapat dengan mudah mengakses setiap layanan yang ada di studentsite tersebut, misalnya melihat IPK, mengumpulkan tugas, melihat jadwal kuliah, UAS, UTS, dan masih banyak layanan yang bisa diakses.
Menurut Miarso (2004) terdapat sejumlah pilihan alternatif pemanfaatan di bidang pendidikan, yaitu :
01. Perpustakaan Elektronik
Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.
02. Surat Elektronik (email)
Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.
03. Ensiklopedia
Sebagian perusahaan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.
04. Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis (Digital)
Dengan adanya sistem ini maka keterlambatan serta kekurangan bahan belajar bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Bagi para guru SD yang mengikuti penyetaraan D2, sarana untuk mengakses program ini tdk menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.
05. Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Pendidikan dan pelatihan jarak jauh diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari SDM di Indonesia. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi di Indonesia, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.
06. Pengelolaan Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu sistem.
07. Video Teleconference
Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.

3.      Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan untuk mengurangi dampak negatif dari telematika, jelaskan !

 a) Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, 
        tindakan yang disebut carding adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu   
        kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan 
        data tersebut untuk keuntungan pribadi.
   b) Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan 
        electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
   c) Kejahatan telematika merugikan individu, misalnya lima orang hacker (penyusup) yang 
       berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan 
       orang asing yang didapat dengan menyusup pada system computer beberapa internet 
       retailer.
   d) Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, pada tahun 1995 Julio 
        Cesar Ardita seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti 
        (cracking) data system yang ada di fakultas Arts and Science Universitas Harvard.
   
4.      Apa fungsi dari telematika? Jelaskan!
Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

Rabu, 25 Juni 2014

Desktop Publishing (DTP)



Pada mulanya Komputer pribadi hanya digunakan untuk pengolahan teks, tetapi akhirnya dipergunakan juga untuk memenuhi kebutuhan media cetak. Misalnya, dengan Teknologi Desktop Publishing yang dibantu komputer pribadi, kita dapat mencetak lembaran tertulis, lembaran propek, lembaran untuk seminar yang repsentatif, bahkan mencetak sebuah buku dengan baik. Desktop publishing adalah istilah yang diciptakan setelah perkembangan tertentu jenis perangkat lunak. Sebelum penemuan perangkat lunak penerbitan desktop tugas yang terlibat dalam desktop publishing dilakukan secara manual, oleh berbagai orang dan terlibat baik desain grafis dan prepress tugas-tugas yang kadang-kadang menyebabkan kebingungan tentang apa desktop publishing dan bagaimana hal itu dilakukan.
              Desktop publishing adalah penggunaan komputer dan software untuk membuat tampilan visual dari ide dan informasi. Penerbitan dokumen Desktop mungkin untuk desktop atau percetakan komersial atau distribusi elektronik termasuk PDF, menunjukkan slide, newsletter email, dan situs web. Pada Desktop Publishing, kecepatan bukan merupakan hal yang terpenting. Tetapi karena pada monitor nanti akan tampak gambar, seperti pada hasil tercetak maka computer yang diperlukan ialah yang berkemampuan tinggi. Sebuah penyimpanan data (RAM) dengan kapasitas 640KByte sangatlah diperlukan, mengingat luasnya program. Di samping itu pada program yang dapat menciptakan gambar dan teks, dan juga sejumlah data yang penting pada proses pengelolahan gambar.
            Definisi lama, desktop publishing adalah penggunaan komputer dan software khusus untuk membuat dokumen untuk desktop atau percetakan komersial. Desktop publishing mengacu pada proses menggunakan komputer untuk menghasilkan dokumen-dokumen seperti newsletter, brosur, buku, dan publikasi lain yang pernah dibuat secara manual dengan menggunakan berbagai teknik non-komputer bersama dengan mesin besar phototypesetting kompleks. Hari ini perangkat lunak penerbitan desktop semua itu – nyaris. Tapi sebelum PageMaker dan perangkat lunak penerbitan desktop lainnya ada e-sisik, paste-up, dan cara-cara non-komputer desktop menyusun rancangan untuk pencetakan.
Benar penerbitan berbicara, desktop adalah perakitan teknis file digital dalam format yang sesuai untuk dicetak. Dalam penggunaan praktis, banyak dari desain “grafis” proses juga dilakukan dengan desktop publishing dan software grafis dan kadang-kadang termasuk dalam definisi desktop publishing. Perbandingan antara desktop publishing dan desain grafis:
  • Apa Desktop Publishing – Ini adalah proses dengan menggunakan komputer dan tipe tertentu perangkat lunak untuk menggabungkan teks dan grafis untuk menghasilkan dokumen-dokumen seperti newsletter, brosur, buku, dll
  • Apa itu Desain Grafis – Ini adalah proses dan seni menggabungkan teks dan grafis dan mengkomunikasikan pesan yang efektif dalam desain logo, grafis, brosur, buletin, poster, tanda, dan setiap jenis komunikasi lainnya visual.
Perangkat lunak penerbitan Desktop adalah alat bagi desainer grafis dan non-desainer untuk menciptakan komunikasi visual.
Desktop publishing (juga dikenal sebagai DTP) menggabungkan sebuah komputer pribadi dan WYSIWYG layout halaman perangkat lunak untuk membuat publikasi dokumen pada komputer baik untuk penerbitan skala besar atau kecil skala lokal multifungsi periferal output dan distribusi.
Desktop publishing umumnya digunakan untuk menggambarkantata letak halaman keterampilan. Namun, keterampilan dan perangkat lunak tidak terbatas pada kertas dan penerbitan buku. Keterampilan yang sama dan software yang sering digunakan untuk membuat grafik untuk menampilkan titik penjualan , materi promosi ,pameran perdagangan menunjukkan ,paket desain ritel danluar tanda . Dengan kata yang sangat sederhana, dapat dikatakan bahwa itu adalah aplikasi pembuat halaman.
  • Daftar Periksa untuk Desktop Publishing
    • Sistem komputer
Untnk keperluan ini diperlukan sebuah IBM PC-AT atau sebuah komputer kompatibel dengan 20 (dua puluh) atau lebih baik lagi dengan 40 (empat puluh) MegaByte hard disk. Proses gambar monitor yang berdasarkan Motto “what you see is what you get” berlangsung dengan titik gambar tunggal. Hal itu sangat memakan waktu. Grafik pemakai permukaan dari GEM atau Windows, sangat cocok dalam pemakaian produksi, jika kita memakai komputer yang setaraf dengan PC-AT. Barangsiapa yang ingin mengintegrasikan banyak gambar ke dalam teks, maka harus mencoba bekerja dengan komputer jenis 80386 yang bisa berkerja dengan cepat.
  • Sistem software
Siapa yang suadah memutuskan untuk bekerja dengan Ventura Publisher atau PageMaker, jangan hanya menginstalisasi versi pelayanan permungkaan yang sudah dikurangi, tetapi harus juga mempunyai grafik system permukaan secara keseluruhan.
  • Layar Monitor
Biasanya hasil yang kita dapatkan dari lase rprinter, dan dikerjakan oleh Hercules, dalam penampilannya cukup dipakai monitor hitam putih saja. Untuk memakai secara profesional dibutuhkan monitor satu halaman penuh dilengkapi dengan banyak alat kontrol untuk mengawasi setiap elemen gambar dan halaman layout.
Barangsiapa yang banyak bekerja dengan Desktop Publishing, pasti mengiginkan monitor, yang dapat menampakkan gambar halaman kiri dan halaman kanan secara bersamaan sekaligus. Pemberian seperti biasanya harus memakai keyboard dan untuk menentukan posisi gambar pada layar monitor, serta untuk menyusun elemen  dipakai untuk penujuk optis, yaitu mouse. Untuk menjatuhkan pilihan mouse yang tepat atau sejumlah grafik, harus diperhatikan, bahwa semua itu harus didukung oleh program yang sesuai.
Pemberian data yang dimaksud itu ialah teks dan program grafik, yang kemudian data itu oleh program Desktop Publishing akan diolah lanjut untuk menentukan program Desktop .Publishing yang akan kita pakai, banyak hal yang harus kita perhatikan. Misalnya apakah program teks yang sudah dikuasai pemakaiannya itu dapat langsung diambil alih tanpa konversi. Hal ini perlu juga diperhatikan oleh para pengguna, yang ingin mencetak buku dan memerlukan gambar, dari program CAD.
  • Hasil produksi
Untuk hasil produksi, sangat dibutuhkan sebuah laser printer. Dari segi kualitas, jika digunakan dokumen Desktop Publishing itu, maka peragaan dengan 300 x 300 titik gambar setiap inci merupakan syarat mutlak. Secara keseluruhan dan selama software mendukung, ada (tiga) alat yang harus diikutsertakan, pertama adalah sebuah Apple LaserWriter, yang bekerja dengan PostScript dan sistem compatible Kedua ialah Hewlett Packard Laserjet dalam versi baru yang bekerj dengan Document Descriptive Language dan ketiga ialah Xerox Las yang melayani bahasa grafik interpress. Bagian potongan Xerox itu akan sangat menarik, karena bagian itu akan mengendalikan laser printer Rank Xerox yang berkemampuan tinggi dalam mencetak.
  • Program Desktop Publishing
    • Personal Publisher
Dari semua yang paling murah dari program Desktop Publishing adalah Personal Publisher dari Klick Art. Jika menginstalasikan PC dan memulainya, pada monitor  akan menemukan daerah penggunaan, yang sukar untuk dibedakan dengan monitor dari apple Macintosh Programnya akan dikirimkan sebagai versi dasar basis, yang bekerja sama dengan matrix printer. Sebagai tambahan akan dikirimkan juga sistem untuk laser printer, beberapa jenis tulisan dan pustaka. Programnya membutuhkan paling sedikit 512 KByte RAM dan dua drive. Hubungan ketra dengan program lain sangat mudah karena hampir semu fungsi akan diterangkan dengan menu Pulldown, yang akan diperlihatkan pada layar monitor bagian atas.
  • Harvard Professional Publisher
Harvard Professional Publisher (HPP) adalah produk kelas menengah dari software Publishing.” Yonior Product”-nya ialah Personal Publisher dan “senior Product”-nya ialah Superpage II. Superpage II  adan HPP dikembangkan oleh Bestito dan mempunyai bagian potongan data. Perbedaanya dengan Ventura Publisher dan PageMaker ialah sistim pelayananya mempergunakan pelayanan permukaan, yang dikendalikan oleh menu HPP.
  • Super Page 2
Super Pge adalah program dalam membuat naskah/teks. Program ini dapat digunkan untuk membuat majalah. Program ini lebih lengkap dibandingkan dengan Harvard Professional Publisher. Pada Super Page dapat menulis banyak jenis huruf pada setiap dokumen. Perbedaan yang menjolok di antara 2 program tersebut adalah pada pengendalian output/keluaran.
  • Scientex-Publisher
Scientex-Publisher merupakan pengembangan dari program Scientex. Program ini dikendalikan dengan tombol-tombol fungsi. Arti dari tombol fungsi dapat dibaca pada bagian layar. Program ini dapat langsung dikumpulkan dengan scanner. Gambar-gambar dapat diambil alih ke halaman. Perbedaan lainnaya ialah pada Macronya. Pada say mencetak, selutuh jenis tulisan akan dikendalikan secara langsung Laser Printer bekerja dengan kecepatan maksimal, selama tidak terintegrasi gambar pada teksnya.
  • First Impression
First Impression, yang dikembangkan olehMegaus Coporation, dititikberatkan pada pembuatan teks dan penampilan halaman pada dokumen laser. Program ini menyediakan modul teks. Modul teks ini dapat menawarkan Open Acsess II dan dapat menagani dokumen denagn jumlah yang cukup besar. Jimlah halaman dapat mencapai 32.000. Dengan demikian salah satu masalah pada program Desktop Publishing sudah terselesaikan.
  • Praktek Desktop Publishing
Desktop Publishing menawarkan dan menjanjikan pembuatan naskah secara optimal. Jika kita berpendapat bahwa setelah membeli komputer dan laser printer maka segalanya akan beres dengan menggunakan software yang canggih, pendapat kita tentu salah dan kita akan kecewa tentang hal itu bahkan merupakan masalah lagi bagi program Desktop Publishing untuk menangani naskah dari program teks dan membuat pola tanpa kesalahan berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Jika kita ingin mengerjakan naskah dengan suatu blok naskah atau tabel dengan huruf yang propotional, maka kita akan mendapatkun hasil yang memuaskan.
  • Memilih Program
Sebelum memulai harus memiliki peralatan yang sesuai. Pada pasaran Jerman tersedia produk-produk Amerika, yang juga menawarkan karakter-karakter khusus untuk bahasa Jerman. Selain itu ditawarkan juga penghubung untuk mengintegrasikan gambar. Pada pemilihan itu, pengarang harus mempunyai penilaian tentang masig-masing software. Setelah diadakan penelitian, untuk saat ini hanya program Ventura Publisher saja yang dapat bekerja dengan sistem IBM PC kompatibel dengan baik.
  • Hardware
Pembuatan kombinasi gambar dan teks hanya dapat dilakukan dengan sistem komputer jenis AT. Komputer 80386 dapat digunakan lebih efektif. Monitor yang digunakan adalah monitor satu halaman penuh, karena dapat langsung menilai hasil yang akan dicetak dalam bentuk 1 halaman pada layar tersebut. Untuk dapat bekerja lebih efektif dapat digunakan monitor biasa. Karena pada pembuatan buku atau publikasi lainnya harus diintegrasi gambar dan teks, maka dibutuhkan memori sekitar 10 MByte. Sebagai petunjuk optic dapat digunakan sistem mouse. Untuk Desktop publishing ditawarkan Tandon PAC 286, untuk mengamankan buku melalui pertukaran Datapack.
  • Printer
Untuk printer ditawarkan 2 jenis laser printer. Pertama, laser printer yang kompatibel dengan Hewlett-Packard-Laserjet-Plus dengan memori printer 2 MByte dan harus dengan laser printer PostScript. Dalam prakteknya, masing-masing sistem mempunyai kelebihan maupun kekurangan. HP laserjet jelas dapat khususnya untuk huruf dan gambar besar. Printer PostScript menyediakan jenis huruf yang lebih banyak seperti times dan heluetica. QMS menawarkan MS PS 800 Plus  dengan laser printer, yaitu PostScript ataupun HP-Laserjet-Emulation. Hewlwtt-Packard, untuk laserjet series II terdapat Modulboard untuk mencetak jenis PostScript. Pengguna profi harus menggunakan sistem cahaya untuk mendapatkan pola pencetakan konversional.
  • Gambar dan Teks
Pada integrasi gambar dan teks tidak selalu dapat dilakukan secara mulus seperti yang diterangkan pembuatnya. Integrasi gambar tanpa keterangan gambar dapat dilakukan tanpa kesulitan. Huruf dapat disajikan pada proposisi yang benar. Hal ini dapat mempengaruhi mengambilalihan gambar pada format GEM-Metafile. Program Desktop Publishing menawarkan fungsi-fungsi untuk meletakkan gambar pada figura dan untuk mentrasformasi gambar. Kualitas gambar yang baik tidak akan dapat diraih gambar pixel jika tidak melalui tarnsformasi. Untuk spasi, keluaran yang baik adalah gambar-gambar yang dihasilkan oleh GEM Draw Plus atau GEM Graph. Software cangih untuk mengintegrasikan scanner adalah Hewlett-Packard dengan scanning-Gallisy ke HP-scanjet. GEM scan dari Digital Research merupakan software scanner universal yang harus diuji. Untuk jenis scanner di sini tidak kompatibel seperti pada Hewlett Packard. Untuk menipulasi gambar terdapat Professional Paintbrush, yang rnemhutuhkan 640 Kbyet melalui Above-Board-Cancepst. Hlaman DIN-A4 yang ter-scanner memerlukan memori lebih dari 1 Mbyet sekaligus pada main memori.
  • Penampilan Praktis
Membuat teks pada suatu halaman tidak akan jadi masalah, jika layout, halaman sudah ditetapkan. Ventura Publisher, sebagai contoh, menangani teks pada halaman di atas secara otomatis. Jika huruf pada halaman akan diperbesar atau membuat tempat figura untuk gambar, maka teks. akan dilakukan perubahan total secara otomatis. Pada kesempatan akan ditunjukkan batas-batas sistem kompatibel AT. Teks-teks akan dinyatakan sebagai bit-images. Pada petunjuk kerja pengkoreksi typografi, jarak baris dihitung dahitung dalam pica dan titik. Sedangkan jarak alinea dihitung dalam inci untuk menangani berbagai macam elemen secara benar, diperlukan kalkulator. Seluruh program Desktop Publishing membutuhkan RAM sebesar 640 KByte.
Proses dengan Ventura yang cukup menyulitkan, bahwa figure gambar dan elemen grafik lainnya tidak disimpan dengan nama terltentu sehingga tidak dapat dipanggil pada halaman yang berbeda-beda. Pengaturan huruf-huruf sangat sempurna dan alinea yang berbeda-beda atau elemen teks dapat dilihat pada pustaka format. Sangat menarik pada format program ini ialah penanganan tabulasi dan pengaturan catatan kaki.

Source :  http://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/04/24/desktop-publishing-dtp/

Pengertian Sharing Printer

Sharing Printer adalah menghubungkan beberapa PC ke suatu Printer yang bertujuan untuk mempermudah kinerja user. Fungsi dari sharing printer juga menghubungkan beberapa PC ke suatu printer. Sudah dulu ya penjelasan atau pengertian tentang cara sharing printer barusan. Tapi, panduan tentang Cara Sharing Printer baru aja dimulai. OK.

Pertama, agar kita bisa sharing dan membaca data komputer lain adalah
dengan mengkonfigurasi jaringan pada komputer kita dengan network setup
wizard.caranya adalah sebagai berikut:
Dari start kita pilih kontrol panel -> Network Connection
Atau bisa juga Start -> Accessories -> Communication -> Network
Connection.

Setelah itu maka kita akan menuju halaman network connection. Pada kolom
network task pada sisi sebelah kanan kita klik “set up a home or small office
network”

Maka network setup wizard akan muncul:

Klik next untuk melanjutkan

Next,maka muncul pilihan:

Kita pilih kondisi mana yang paling sesuai dengan komputer dan jaringan kita


  • Komputer kita dan komputer lain dalam satu LAN sudah terhubung dengan internet melalui hub dsb.
  • komputer kita terhubung dengan internet tapi kita belum punya jaringan/bukan anggota jaringan (LAN)
  • komputer kita sudah termasuk jaringan tapi tidak terhubung dengan internet Disini kita pilih pilihan pertama saja,setelah itu kita disuruh mengisi nama dan deskripsi komputer seperti berikut:

Buatlah nama komputer sesuai dengan aturan.misal dalam suatu lab terdapat 20
komputer,maka computer name nya lab1 s/d lab 20.baru pada computer description
kita isi nama pengguna dsb. Klik next

Isikan Workgroup name dengan nama LAN yang akan kita buat.nama LAN antara
komputer satu dengan yang lain harus sama dalam satu LAN.klik next

Pilih Turn on file and printer sharing agar kita dapan men-share data (file) maupun
printer yang kita miliki.klik next, akan muncul review dari setting yang


Source : http://sutrayani-komputer.blogspot.com/2012/05/pengertian-sharing-printer.html

Sistem Jaringan Diskless

A.    Pengertian jaringan diskless

Jaringan Diskless adalah jaringan yang hanya terdapat satu media penyimpanan harddisk, yaitu komputer server yang mengizinkan client yang tidak dilengkapi dengan media penyimpan seperti harddisk, disket, CDROM dan sebagainya untuk dapat mengaktifkan system operasi.

B.     Peralatan yang Dibutuhkan:
1.    Komputer Server
2.    Komputer Terminal/Client
3.    Koneksi jaringan
4.    Kartu Jaringan
5.    Perangkat Lunak

C.    Cara Kerja Jaringan Diskless.
1.      Booting melalui Jaringan
Booting melalui jaringan merupakan konsep lama, ide dasarnya adalah komputer client dengan kode booting seperti BOOTP atau DHCP dalam memory non-volatile (ROM) chips mendapatkan system seperti file root server dalam suatu jaringan ketika komputer client tidak dilengkapi dengan media penyimpanan. Misalnya harddisk.
2.      Teori Sistem Diskless
Dalam suatu jaringan, setiap komputer yang terhubung dengan komputer lainnya akan melakukan proses pertukaran data yang cukup kompleks. Setidaknya, ada beberapa hal yang dipenuhi komputer-komputer dalam jaringan tersebut, yaitu:
  •   Kartu Jaringan (ethernet card)
  •   IP address
  •   Image Kernel
  •  dan File system
Untuk mencapai bentuk diskless komputer client dianggap tidak mempunyai harddisk. Dengan demikian, untuk mendapatkan file system server, komputer client menggunakan nomor unik (MAC). Protocol yang digunakan untuk menerjemahkan alamat ke hardware ke IP address adalah BOOTP (boot protocol) dan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Dengan demikian, sebelumnya komputer client diskless harus terdaftar dalam suatu database.
Ketika proses DHCP atau BOOTP dijalankan untuk mendapatkan IP address dan informasi lainnya, komputer client harus men-download kernel yang terletak di server. TFTP (Trivial File Transfer Protocol), namun TFTP ukurannya lebih kecil dari FTP sehingga ikut masuk ke ROM. TFTP menggunakan protocol UDP (User Datagram Protocol) yang bekerja per blok sedangkan FTP menggunakan TCP (Transmission Control Protocol).
Ketika kernel berhasil di-download, kernel kemudian melakukan inisialisasi perangkat keras komputer client yang dimiliki. Akhirnya, komputer client membutuhkan file system root. Untuk itu protocol NFS (Network File System) diperlukan. Dengan NFS komputer client dapat menjalankan system server melalui jaringan. Sebenarnya, proses tersebut berjalan di server namun outputnya di komputer client. Secara sederhana, komputer client hanya menjalankan system operasi yang telah di-download dengan bantuan protocol TFTP sedangkan file system server tetap di server namun output-nya di client.


D.    Proses Sistem Diskless
1.      Saat dinyalakan, komputer client mencari kernel di disket atau EEPROM pada ethernet card kemudian melakukan proses booting.
2.      Saat proses booting, komputer client akan segera mencari DHCP Server ke jaringan local.
3.      Proses inetd pada server akan menjalankan DHCP daemon untuk menanggapi permintaan komputer terminal/client.
4.       DHCP akan membaca proses dari konfigurasi file /etc/dhcpd.conf dan mencocokkan alamat hardware (MAC) dari Ethernet card yang melakukan proses
5.      Setelah itu komputer client akan meminta informasi dari DHCP server dan akan menkonfigurasi TCP/IP interface dari ethernet card dengan parameter yang telah diberikan.
6.      Komputer client akan mengirimkan permintaan TFTP ke server untuk memulai mengambil kernel dari server.
7.      Setelah kernel diambil oleh komputer terminal/client, PC client/terminal memulai untuk menjalankan kernel.
8.      Kernel akan segera dijalankan untuk melakukan inisialisasi system dan semua perangkat keras yang terpasang pada komputer terminal.
9.      Kernel akan memberikan semua permintaan pengirim DHCP pada jaringan. Kode booting tidak memberikan informasi pada kernel, tetapi kernel meminta informasi pada dirinya sendiri.
10.  Server akan memberikan tanggapan dengan mengirimkan paket informasi lainnya dan informasi yang dibutuhkan kernel untuk dapat melanjutkan proses. Kontrol hanya dapat dijalankan dari kernel ke ‘init’ proses.
11.  Init akan membaca file /etc/inittab dan memulai setting up environment.
12.  Salah satu bagian pertama dalam file inittab adalah perintah rc.local yang akan menjalankan komputer terminal dalam bagian ‘sysinit’.
13.  Script rc.local akan menulis sebesar 4 MB ramdisk untuk semua kebutuhan menulis dan memodifikasi setiap saat.
14.  Ramdisk ini akan dikaitkan dalam kategori /tmp. Beberapa file membutuhkan untuk menulis beberapa file sementara ke dalam direktori /tmp dan beberapa symbolic links dalam file Mengaitkan sistem file /proc (sistem file semua yang dapat ditulis diatas memory). Digunakan untuk menginformasikan sistem biasanya tentang proses yang sedang berjalan.
15.  Konfigurasi loopback network interface.
16.  Beberapa direktori akan terbentuk dalam bagian sistem file /tmp yang akan digunakan oleh beberapa file pada saat sistem berjalan.
17.  File /etc/XF86Config akan menghasilkan file konfigurasi dasar dalam /tftpboot/lts/ltsroot/etc/lts.conf. Di dalam file konfigurasi tersebut terdapat informasi tentang tipe mouse dan X parameter kombinasi lain yang tercipta dari file config untuk X.
18.  Script /tmp/start_ws akan terbentuk. Script ini akan menentukan bilamana X Server akan berjalan, dan alamat IP dari server berjalan pada XDM. Ini merupakan informasi dasar yang ada dalam file /tftpboot/lts/ltsroot/etc/lts.conf.
19.  File /tmp/syslog.conf akan terbentuk.
20.  Pada saat syslogd daemon berjalan, daemon tersebut digunakan hanya untuk membuat file config.
21.  Kontrol dijalankan kembali pada init. Init akan melihat initdefault yang dimasukkan untuk menentukan level berjalan pada runlevel mana.
22.  Jika level berjalan pada runlevel 3, shell akan berjalan pada konsol (console). Ini bagus untuk digunakan hal-hal mengenai trouble shooting.
23.  Jika level berjalan pada runlevel 5, /tmp/start_ws script akan diambil dari jaringan, yang akan menghasilkan X Window, atau memulai menjalankan bagian telnet dari client, berjalan pada konfigurasi semula, yaitu ‘UI_MODE’
24.  Jika mode GUI sebagai pilihan, X akan aktif dan akan memulai mengirim XDMCP antrian pada server, akan muncul kotak dialog yang digunakan untuk login ke client
25.  Pada saat user login, sebenarnya dia menjalankan proses pada server.


         E.     Keuntungan System Diskless

               1.      Tidak memerlukan banyak HD
               2.      Mengurangi beban biaya perawatan system pada jaringan dengan banyak terminal
               3.      Keamanan/Security dimana jaringan dikendalikan cukup dari servernya saja
               4.      Penggunaan komputer pada tempat-tempat dimana menggunakan harddisk merupakan suatu hal yang riskan

SSource : http://ihsankamilarif.blogspot.com/2010/05/sistem-jaringan-diskless.html

Pengertian Compiler, Interpreter, Assambler dan Linker



Pengertian Compiler
Compiler adalah suatu program yang menerjemahkan bahasa program ( source code) kedalam bahasa objek (obyek code). Compiler menggabungkan keseluruhan bahasa program, mengumpulkannya dan kemudian menyusunnya kembali.

Komplier memerlukan waktu untuk membuat suatu program dapat di eksekusi oleh computer, program yang dieksekusi oleh compiler adalah dapat berjalan lebih cepat disbanding program yang diperoduksi oleh interpreter, disamping itu juga bersifat independen. Contoh program yang menggunakan compiler adalah Visual Basic, Visual Delvi, dan Pascal.

Tahap Kompilasi:
  1. Pertama source code (program yang ditulis) dibaca kememori computer).
  2. Source code tersebut diubah menjadi objek code (bahasa Assembly).
  3. Objek code di hubungkan dengan liberary yang dibutuhkan untuk membentuk file yang bisa dieksekusi.

Pengertian Interpreter
Interpreter adalah Perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah-perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut.

Proses ini sangat berbeda dengan compiler, dimana pada compiler, hasilnya sudah langsung berupa satu kesatuan perintah dalam bentuk bahasa mesin, dimana proses penterjemahan dilaksanakan sebelum program tersebut dieksekusi.

Interpreter atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Juru Bahasa berbeda dengan Translator atau penterjemah dalam segi media yang dipakai untuk menerjemahkan. Interpreter akan menterjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran secara langsung atau orally sementara translator akan menerjemahkan bahasa sumber ke bahasa sasaran secara tertulis.

Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

Pengertian Assambler
Bahasa assembly adalah sebuah program yang terdiri dari instruksi-instruksi yang menggantikan kode-kode biner dari bahasa mesin dengan “mnemonik” yang mudah diingat. Misalnya sebuah instruksi penambahan dalam bahasa mesin dengan kode “10110011” yang dalam bahasa assembly dapat dibuat dalam instruksi mnemonik ADD, sehingga mudah diingat dibandingkan dengan angka 0 dan 1, dalam setiap instruksi membutuhkan suatu operand baik berupa data langsung maupun suatu lokasi memori yang menyimpan data yang bersangkutan. Bahasa assembly sering juga disebut kode sumber atau kode simbolik yang tidak dapat dijalankan oleh prosesor, sedangkan assembler adalah suatu program yang dapat menerjemahkan program bahasa assembly ke program bahasa mesin. bahasa mesin adalah kumpulan kode biner yang merupakan instruksi yang bisa dijalankan oleh komputer. Program bahasa mesin sering disebut sebagai kode objek.

Pengertian Linker
Linker adalah suatu program yang menterjemahkanprogram objek (bereksention OBJ) ke bentukprogram eksekusi (berekstension EXE atau COM).Sedangkan untuk membuat file object ke bentuk fileyang dapat dieksekusi(berekstension.COM atau.EXE) bisa anda gunakan file TLINK.EXE.

Source : http://infomugi.blogspot.com/2013/04/pengertian-compiler-interpreter.html